DIPERHAMBA KOMPUTER ato FACEBOOK ?

“Segala sesuatu HALAL bagiku, tetapi BUKAN SEMUANYA BERGUNA. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku TIDAK MEMBIARKAN DIRIKU DIPERHAMBA oleh suatu apapun.” (1 Korintus 6:12)

“Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu MEMBANGUN. JANGAN seorangpun yang MENCARI KEUNTUNGANNYA SENDIRI, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1 Korintus 10:23-24)

“Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu UNTUK KEMULIAAN ALLAH.” (1 Korintus 10:31)

Dalam beberapa hal.. saya merasakan Facebook telah bermanfaat besar.. bisa diskusi dalam berbagai topik, belajar “sesuatu” dengan membaca notes-notes yang bertebaran di Facebook, dll, dsb..

Namun di sisi lain.. facebook juga bisa mendatangakan petaka.. seperti fenomena yang kita jumpai akhir-akhir ini.. akibat menggandrungi / terikat (diperhamba) “kegiatan” online tersebut, banyak masalah yang ditimbulkan..

ngga ada yang salah dengan aktifitas ber-facebook ria.. asal jangan terikat (diperhamba) olehnya.. hingga lupa waktu, lupa mengerjakan pekerjaan lain yang lebih berguna, dll, dsb..

seperti contoh dalam video tersebut.. lupa untuk berinteraksi dengan dunia nyata (teman, kekasih, suami, istri dan keluarga).. yang mengakibatkan hubungan menjadi renggang karena waktu bersama menjadi berkurang..

saya pribadi sempat merasakan dampak negatif dalam aktifitas ber-facebook ria.. karena keasyikan “berselancar” hingga lupa makan dan minum.. jadi dehidrasi dan kesehatan menurun..

sempat juga, jam-jam saya berolahraga tergantikan dengan aktifitas ber-facebook ria.. BAB kalo pagi jadi susah karena kurang olahraga, metabolisme tubuh menjadi tidak sempurna..

melalui ayat yang telah saya kutip di atas.. terdapat prinsip-prinsip yang diberikan :

kita boleh berbuat segala sesuatu (ber-facebook ria).. tetapi harus memuliakan Allah..

kita boleh berbuat segala sesuatu (ber-facebook ria).. selama aktifitas kita itu berfaedah dan membangun orang lain.. bukan malah menjatuhkan ato menjadi batu sandungan..

kita boleh berbuat segala sesuatu (ber-facebook ria).. selama kegiatan tersebut tidak mengingkat (diperhamba) atau membelenggu kita..

apapun yang kita kerjakan, apabila telah merebut tempat yang seharusnya Tuhan bertakhta, tinggalkan itu..

kita tidak boleh terbelenggu atau diperhamba oleh segala apapun yang kita kerjakan dalam hidup ini..

1 Komentar (+add yours?)

  1. sempulur
    Sep 16, 2010 @ 13:57:00

    Mengendalikan emosi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mengendalikan kita menuju sukses dan juga menikmati ragamnya kehidupan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: