ADA GUNANYAKAH BERDUSTA ?

Video dan catatan ene, berawal dari status facebook saya semalam :

Roy Soselisa : “Tuhan, aku benci banget sm org itu & aku pengen banget nonjok hidungnya, tetapi krn Engkau yg menyuruh aku mengasihi musuh & mendoakannya, maka tolong aku mengampuni & mengasihinya.” PADA SAAT DOA, KELUARKAN AJA APA YG ADA DLM HATI & PIKIRAN SECARA JUJUR, TUHAN TAU SEMUANYA KOK.. ADA GUNANYAKAH BERDUSTA DLM DOA ?? “Tuhan ampunilah org yg jahat sama aku itu & berkatilah dia.” tp ujung-ujungnya tetap aja benci.. (^_^)

maksudnya :

PADA SAAT DOA, KELUARKAN AJA APA YG ADA DLM HATI & PIKIRAN SECARA JUJUR, TUHAN TAU SEMUANYA KOK.. ADA GUNANYAKAH BERDUSTA DLM DOA ??

SALAH SATU YANG BISA SAYA BERI CONTOH ADALAH BERDOA SEPERTI ENE = “Tuhan, aku benci banget sm org itu & aku pengen banget nonjok hidungnya, tetapi krn Engkau yg menyuruh aku mengasihi musuh & mendoakannya, maka tolong aku mengampuni & mengasihinya.” LEBIH BAIK..

DARI PADA BERDOA YANG “PENUH DUSTA” (LAIN DI HATI, LAEN DI BIBIR) DI HADAPAN TUHAN, SEPERTI ENE = “Tuhan ampunilah org yg jahat sama aku itu & berkatilah dia.” tp ujung-ujungnya tetap aja benci..

—-

Sebenarnya yang saya ingin coba sampaikan melalui status tersebut adalah tentang “dusta”.. hal itu terlihat dari kalimat yang saya tulis dgn huruf besar.. salah satunya kata “ADA GUNANYAKAH BERDUSTA”..

Bukan hanya berdusta dalam doa.. bukan hanya berdusta sama Tuhan.. tapi juga “dusta” yang ada dalam Keluaran 20:16 —> Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu..

Dusta adalah tidak benar (tentang perkataan).. Dusta adalah bohong.. mengucapkan saksi dusta adalah menyaksikan sesuatu yang ngga benar, sesuatu yang ngga sesuai fakta, sesuatu yang bohong kepada sesama (seseorang) kita..

Kata JANGAN dalam Keluaran 20:16 itu.. bersifat mutlak tanpa syarat.. ngga bersifat kondisional.. ngga boleh dilakukan dalam situasi apapun..

—-

Lagian mau bohong sehebat apapun sama manusia.. bohong sejeli apapun sama sesama kita.. bohong secerdik apapun sama seseorang.. Tuhan tetap mengetahuinya kok..

Dua Mata Tuhan ngga pernah tertutup untuk tidur.. Dua Mata Tuhan terus menjelajah seluruh sudut dunia.. Dua Mata Tuhan jauh melebihi kemampuan satelit tercanggih di angkasa.. kita ngga bakal bisa lepas sedetik pun dari jangkauan-Nya..

Kalo kemampuan Tuhan sudah sehebat itu.. masih ADA GUNANYAKAH menyaksikan sesuatu yang ngga benar ? masih ADA GUNANYAKAH menyampaikan sesuatu yang ngga sesuai fakta ? masih ADA GUNANYAKAH berbohong ?

masih ADA GUNANYAKAH BERDUSTA ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: