GEMBIRA ADALAH OBAT YANG MANJUR

“Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” (Amsal 17:22)

Ayat ini sering bgt kita denger.. bahkan saya sendiri sering menggunakannya untuk “memotivasi” temen yang lagi sakit.. ato memberi dorongan saat temen mengalami hal-hal yang mematahkan semangat..

Yang menjadi pertanyaan sekarang.. Apakah “kebenaran” dari ayat di atas benar-benar bisa dijadikan “obat” dari berbagai jenis penyakit ??? Apakah “hati yang gembira” benar-benar mampu menyembuhkan penyakit kanker, leukemia, diabetes ??? Bahkan yang lebih parah seperti sakit hati, terluka, terabaikan ato tersingkirkan ???

Saya pernah sakit disentri (karena makanan yang teracuni/terkontaminasi).. tersiksa sekali.. untuk melawannya, saya harus minum beberapa butir obat dalam sehari sesuai dengan resep dokter.. saat meminumnya, saya teringat ayat yang ada dalam Amsal 17:22 tadi..

Ayat tersebut seperti berkata kepada saya.. agar menumbuhkan kembali semangat hidup saya.. ngga boleh kalah hanya karena sakit kaya genean..  saat semangat hidup atau “hati yang gembira” itu ditumbuhkan terlebih dahulu.. maka kesembuhan fisik akan menyusul..

Sebenarnya ada banyak cara untuk menjadikan hati kita gembira.. Kenangan indah dapat menjadi salah satu faktor yang dapat membuat hati kita gembira..

Seperti contoh.. mengingat perjuangan dan pengorbanan mama kita dalam melahirkan kita.. perjuangan orang tua dalam membesarkan dan mendidik kita mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga kita menikah dan membentuk keluarga sendiri..

Terlebih lagi mengingat-ingat begitu banyak kebaikan Tuhan yang kita alami dalam hidup ini.. berapa kali kita ditolong-Nya.. disembuhkan dari sakit-sakit kita terdahulu, walaupun cuma pilek jg sudah berarti bgt tu.. dihibur oleh kuasa Roh Kudus-Nya..

Untuk kenangan-kenangan buruk yang telah terjadi atas hidup kita.. janganlah selalu mengingatnya.. karena itu hanya menyusahkan hati.. bikin hilang damai sejahtera dan sukacita yang sudah Tuhan Yesus berikan kepada kita.. jangan pernah menyiksa diri dgn hal-hal yang menyedihkan seperti itu..

Mari kita temukan “hati yang gembira” sebagai obat pribadi kita.. pada saat kesusahan, kesulitan dan bencana yang melanda..

Bersyukurlah karena Tuhan Yesus telah menyediakan diri-Nya sebagai seorang sahabat yang dapat menimbulkan kegembiraan bagi kita..

“Semuanya ini Kuberitahukan kepadamu, supaya kegembiraan-Ku ada dalam hatimu, dan kegembiraanmu menjadi sempurna.” (Yohanes 15:11, BIS) —> http://sabdaweb.sabda.org/bible/verse/?b=43&c=15&v=11&version=bis

So.. ngga ada alasan lagi untuk bermuram jurda.. pada saat bencana melanda..

Mata copot (seperti dalam video tersebut) sekalipun.. bukan alasan untuk kita terbawa ke dalam penderitaan yang berkepanjangan.. hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: