GIGI GANTI GIGI

“Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. TETAPI Aku berkata kepadamu: …” (Matius 5:38)

Dalam ayat ene.. Yesus bukannya menentang hukum Taurat.. tetapi Yesus sedang menentang ajaran ngaco dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tentang penafsirannya terhadap hukum Taurat pada saat itu..

“patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya”.  (Imamat 24:20)

“Tetapi jika perempuan itu mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus memberikan nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.” (Keluaran 21:23-25)

“Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.” (Ulangan 19:21)

Ahli-ahli Taurat menafsirkan hukum-hukum dalam Perjanjian Lama tersebut di atas.. sebagai jalan keluar untuk menyelesaikan “persoalan pribadi”..

Misal, kalo ada orang yang bersalah kepada kita.. kita boleh membalasnya secara pribadi.. kita boleh membalas dendam secara pribadi.. membalasnya setimpal ato sama persis dengan perbuatan yang telah orang laen lakukan kepada kita..

Ajaran ngaco itulah yang berusaha ditentang (dibahas) Yesus ketika berkhotbah (mengajar) di atas bukit..

Kenapa ditentang ???

Karena ayat-ayat itu konteks-nya tentang penyelesaian masalah di “pengadilan”.. bukannya untuk menyelesaikan “persoalan pribadi”..

“Pengadilan” harus menjatuhkan hukuman yang adil sesuai dengan kesalahan orang yang sedang diadili..

Perlunya “pengadilan” memberikan hukuman yang adil.. hukuman yang setimpal.. hukuman yang sama persis.. supaya ngga perlu terjadi balas dendam di kemudian hari..

Lagian dalam Perjanjian Lama juga sudah tertulis ngga boleh balas dendam kok..

“Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN” (Imamat 19:18)

“Janganlah engkau berkata: ‘Aku akan membalas kejahatan,’ nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau.” (Amsal 20:22)

“Janganlah berkata: ‘Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku membalas orang menurut perbuatannya.” (Amsal 24:29)

Malah Perjanjian Lama telah “menghimbau” agar mengasihi musuh.. mengasihi orang yang telah menyakiti..

“Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air” (Amsal 25:21)

“Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.” (Ratapan 3:30)

Jadi ya pantes aja kalo Yesus menentang tafsiran ngaco dari ahli-ahli taurat pada saat itu..

Menentang tafsiran “mata ganti mata dan gigi ganti gigi” yang dinyatakan (diperbolehkan) sebagai jalan keluar untuk mennyelesaikan “persoalan pribadi”..

Yesus telah (menentang ahli-ahli taurat) memberikan pengajaran yang benar (bahkan lebih luas dari Perjanjian Lama) kepada kita tentang penyelesaian “persoalan pribadi” dalam Matius 5:39-42

Ajaran tentang penyelesaian “persoalan pribadi” itu.. adalah kita harus tetap mengasihi musuh dengan sepenuh hati.. sekalipun telah disakiti..

Ngga ngelawan orang yang berbuat jahat.. sabar menghadapi perlakuan yang menyakitkan dari orang laen, dll, dsb..

Bukannya membalas dendam secara pribadi seperti tafsiran ngaco ahli-ahli taurat pada saat itu..

Saya jadi terpikir.. jika mengacu pada penafsiran ahli-ahli taurat pada saat itu..

Kalo sampek gigi cowok yang ada dalam video tersebut rompal semua, copot semua, “bogi” semua.. kasian banget tu ceweknya..

Karena udah menyebabkan si cowok jadi “bogi”.. maka gigi tu cewek harus dicopot paksa sampek rompal semua.. sampek “bogi” semua..

“Bogi” = bogang giginya.. hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: