MEMBUNUH POTENSI

Penggalian diri merupakan sesuatu yang penting dalam membentuk karakter..

Orang tua maupun guru-guru di sekolah.. harus memupuk anak atau muridnya agar menemukan dirinya sendiri..

Dengan membantu untuk melihat sifat-sifat dirinya.. melihat apa yang Tuhan tanam dalam dirinya.. maka anak atau murid akan menemukan dirinya..

Didiklah anak-anak atau murid-murid untuk menggali potensi dan mengembangkan dirinya tanpa batas..

Tentunya dengan menanamkan dan memberikan bekal kepada mereka tentang prinsip-prinsip hidup yang sesuai dengan Alkitab..

Agar saat tiba waktunya.. ketika kita sebagai orang tua atau guru tidak dapat lagi mendampinginya.. lepas dari asuhan kita.. mereka telah mempunyai pagar sendiri.. mereka tetap berjalan pada track yang benar..

Contoh sederhana yang saya jumpai.. kisah nyata, orang tua telah membunuh salah satu potensi anaknya..

Tetangga sekaligus teman saya sekelas waktu SD.. saat semua teman-teman, termasuk saya belajar bersepeda.. anak tersebut selalu dilarang orang tuanya untuk ikut belajar bersepeda bersama kita..

Karena ketakutan orang tuanya melihat tulang kering saya yang berdarah tiap kali terbentur pedal sepeda.. melihat tungkai bawah, lutut dan siku saya yang memar karena terjatuh dari sepeda.. melihat saya kesakitan memegang testis karena sering terbentur kerangka sepeda.. hehehe..

Akibat dari ketakutan orang tuanya.. hingga sekarang teman saya tersebut.. tidak pernah bisa bersepeda..

So.. jangan mematikan potensi anak-anak dengan batasan-batasan yang kita buat.. batasan-batasan yang dibuat hanya berdasarkan ketakutan, dll, dst, dsb.. bukan dari dasar “kebenaran” untuk mendidiknya..

Seperti contoh yang ada dalam video ini juga.. mematikan potensi anak sejak dini untuk berani menaiki anak tangga.. karena ketakutannya menaiki anak tangga.. banyak kerugian besar yang diperolehnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: