SAHABAT SELALU ADA SETIAP SAAT

Bersama bukan pas enaknya aja.. bersama bukan pas jayanya aja.. bersama bukan pas nyamannya aja..

Tapi dalam keadaan terpuruk.. dalam keadaan bermasalah.. dalam keadaan bahaya.. dalam keadaan dilanda duka.. akan tetap bersama..

Itulah yang dinamakan sahabat..

Alkitab juga mencatat kisah persahabatan.. antara Yonatan dengan Daud..

“berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri… Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri.” (1 Samuel 18:1-3)

Yonatan adalah seorang sahabat yang baik buat Daud.. pada saat Daud berada dalam bahaya, berada dalam ketakutan karena menjadi buronan Saul.. Yonatan tetap ada buat Daud untuk menguatkannya..

Sekalipun hal itu membahayakan diri Yonatan sendiri.. sekaligus merendahkan diri Yonatan karena menguatkan buronan ayahnya.. namun Yonatan tetap berusaha untuk ada (bertemu) buat Daud..

“Daud takut, karena Saul telah keluar dengan maksud mencabut nyawanya. Ketika Daud ada di padang gurun Zif di Koresa, maka bersiaplah Yonatan, anak Saul, lalu pergi kepada Daud di Koresa. Ia menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah” (1 Samuel 23:15-16)

Daud pasti merasa nyaman banget ketika melihat Yonatan, sahabatnya yang datang untuk menguatkan.. melihat Yonatan yang datang untuk memberi penghiburan.. memberikan hal-hal yang sangat menguatkan..

Bahkan ngga tanggung-tanggung “kekuatan” dan “penghiburan” yang diberikan kepada Daud pada saat itu.. jika kita lihat dalam ayat selanjutnya di 1 Samuel 23:17-18 :

“dan berkata kepadanya: “Janganlah takut, sebab tangan ayahku Saul tidak akan menangkap engkau; engkau akan menjadi raja atas Israel, dan aku akan menjadi orang kedua di bawahmu. Juga ayahku Saul telah mengetahui yang demikian itu. Kemudian kedua orang itu mengikat perjanjian di hadapan TUHAN. Dan Daud tinggal di Koresa, tetapi Yonatan pulang ke rumahnya.”

Yonatan adalah Putra Mahkota.. ahli waris untuk menjadi raja berikutnya.. tapi rela berkata bahwa Daud dan keturunannya yang akan menggantikan Saul sebagai Raja Israel.. dan Yonatan hanya menjadi orang kedua di bawah Daud..

Dengan rendah hati Yonatan mengatakan itu kepada Daud untuk menguatkannya.. karena (sebenarnya) Yonatan dan Saul pun telah mengetahui kalo Tuhan telah mencabut hak kerajaan Saul dan keturunannya (1 Samuel 13:14)..

Ngga gampang untuk bisa mengatakan itu.. mengingat Yonatan juga ngga kalah hebat dari Daud.. Pahlawan Perang yang gagah berani.. anak muda yang penuh potensi, dll, dsb.. tapi itu tetap dilakukan Yonatan sebagai sahabat yang setia..

Dampak dari kesetiaan Yonatan kepada sahabatnya tersebut.. terlebih lagi karena kesetiaan Yonatan kepada Tuhan (ngga “memaksakan” atau “mengingkari” 1 Samuel 13:14).. telah lahir RAJA DI ATAS SEGALA RAJA dari keturunan Daud.. Yesus nama-Nya.. yang karena-Nya kita telah diselamatkan..

Widih.. gede banget ya dampak dari sebuah “persahabatan”..

Apa jadinya jika Yonatan ngga peduli ttg arti persahabatan ???

Apa jadinya jika Yonatan lebih memilih untuk egois ???

Apa jadinya jika Yonatan ngga merendahkan hatinya ???

Apa jadinya jika Yonatan ngga pernah keluar dari istana untuk menemui Daud di hutan ???

Apa jadinya jika Yonatan ngga mau melakukan hal-hal yang mengandung bahaya ???

Jika Yonatan “ngga pernah menempuh” semua bahaya itu.. kita “ngga akan pernah” punya SAHABAT yang rela memberikan nyawa-Nya untuk kita (Yohanes 15:13)..

Lewat indahnya persahabatan Yonatan dan Daud.. kita bisa belajar untuk memiliki kepedulian.. saling memiliki.. menjaga satu sama lain.. terutama kepada saudara seiman..

“Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” (Galatia 6:10)

“Demikianlah kamu BUKAN LAGI ORANG ASING dan pendatang, melainkan KAWAN SEWARGA dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,” (Efesus  2:19)

Yuk.. bareng-bareng dalam melayani.. bareng-bareng dalam membangun.. bareng-bareng dalam berjalan dalam rencana-Nya.. bareng-bareng bertumbuh di dalam-Nya..

1 Komentar (+add yours?)

  1. Trackback: Resources for 1 Samuel 23:17 - 18

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: