PINTU YANG SESAK

“Masuklah melalui PINTU YANG SESAK itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena SESAKLAH PINTU dan SEMPITLAH JALAN yang MENUJU kepada KEHIDUPAN, dan sedikit orang yang mendapatinya.” (Matius 7:13-14)

1. Untuk mengikuti jalan Tuhan, seseorang harus mengambil respon.. ngga banyak orang yang mau melakukannya.. itu kenapa digambarkan seperti orang yang masuk melalui pintu yang sesak..

2. Mengambil respon tentunya akan menghadapi kesulitan = bersedia “bayar harga”.. jalan sempit adalah keadaan yang menggambarkan kesulitan (sulit melewatinya).. dalam keadaan sulit itu seseorang harus tetap bertahan dan setia.. melawan arus dengan tegas..

3. Setelah mengambil respon dan bersedia “bayar harga”.. maka “berkat” dari Tuhan akan “didapatnya” (Yohanes 10 : 7, 9)..

Kalo dalam video tersebut.. sudah sesak pintunya.. sempit jalannya.. menuju pada kematian pula.. hehehe..

Ngga bisa bayangin gmna jadinya penumpang yang ada di dalam sana.. di gencet kaya tempe penyet.. di oven kaya cornet.. hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: