PELACUR BAKTI

Notes tersebut berisi kumpulan status facebook “Roy Soselisa” yang bertemakan tentang “pelacur bakti” :

“Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti.” (Ulangan 23:17)

Roy Soselisa : PELACUR melakukan aktivitas sex tanpa cinta, melakukannya hanya demi “keuntungan” belaka.. Melayani Tuhan dan melayani sesama tanpa cinta di hati, sama dengan telah MELACURKAN diri.. Tuhan ene kami, mau melayani bukan karena mencari keuntungan diri sendiri.. tapi melayani karena kami mengasihi.. berbakti karena cinta yang murni.. kami ngga mau menjadi PELACUR-PELACUR BAKTI yang keji..

26 Oktober 2010 jam 7:03

Roy Soselisa : PELACUR ngga suka melakukan hubungan intim yang terlalu lama, karena kalo kelamaan dengan satu orang, ngga bisa melayani banyak pelanggan, keuntungan pun akan berkurang.. melakukan pelayanan dan ibadah tanpa adanya INTIMACY dengan Tuhan, hanya melakukannya sebagai bentuk kewajiban.. tak ubahnya seperti PELACUR-PELACUR bayaran..

04 November 2010 jam 17:15

Roy Soselisa : Mempersembahkan TUBUH tanpa HATI, bukanlah persembahan yang sejati.. jika dalam melayani Tuhan dan sesama, memberikan seluruh potensi dan energi yang ada dalam tubuh kita.. tapi dalam melakukannya dengan tidak segenap hati, bahkan (yang lebih parah) hati kita juga telah menjauh dari Tuhan.. lebih kotor dari PELACUR jalanan-lah kita.. karena PELACUR hanya memberikan TUBUH-nya, bukan HATI-nya..

05 November 2010 jam 9:19

Roy Soselisa : “Kuberikan tubuhku padamu, berikan isi dompetmu padaku”.. PELACUR hanya berorientasi pada keuntungan (uang) semata, bukan cinta.. jika kita datang ke gereja (pelayanan dan ibadah) cuma untuk cari berkat-berkatnya aja.. maka telah layaklah kita mendapat sebuah penghargaan.. mendapat sebuah stempel yang bertuliskan PELACUR tepat di jidat kita..

07 November 2010 jam 12:28

Roy Soselisa : Kulit mencrang, awak lenjang.. Kulit putih, bodi seksi aduhai semlohai.. hal-hal semacam itulah yang dijual oleh PELACUR.. PELACUR hanya menjual kemolekan tubuh, bukan sifat baeknya.. jika kita lebih memilih dan mengutamakan karunia-karunia (hal-hal fisik yang nampak), tanpa adanya karakter atau integritas di dalam diri kita.. maka benar-benar telah layaklah kita menyandang gelar PELACUR..

08 November 2010 jam 16:39

Roy Soselisa : PELACUR ngga bisa setia, akan pergi jika ada yg lebih MENGUNTUNGKAN DIRI-nya.. Setelah memperhatikan ciri-ciri berikutnya dr PELACUR.. sy jd belajar & ngerti ttg sesuatu, kenapa seseorang bisa MURTAD.. salah satunya krn orang tersebut dlm ibadah-ibadahnya hanya MELACURKAN DIRI.. ngga pernah sungguh-sungguh berbakti, ngga pernah ada cinta dari hati.. jika ada yg lebih menguntungkan, akan langsung MENJUAL DIRI (iman)..

11 November 2010 jam 13:28

Roy Soselisa : Tanpa penghakiman & penghukuman, namun berkata “Pergilah, dan jgn berbuat dosa lagi” (Yoh 8:10).. beberapa ciri PELACUR telah kita ketahui bersama.. jika kita termasuk PELACUR BAKTI, cukup lama MELACURKAN DIRI dan MENJUAL DIRI.. Bukan penghakiman & penghukuman yg akan kita terima, namun pengampunan lah yg akan Yesus berikan pd kita.. Yesus sudah buktikan dgn nyawa-Nya.. jgn pernah ragu utk datang & kembali pada-Nya..

15 November 2010 jam 16:27

1 Komentar (+add yours?)

  1. JALANTERANG
    Nov 21, 2010 @ 11:43:58

    Salam sejahtera saudaraku,semoga damai selalu

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: