Nggak Sembarangan Nyolokin Flashdisk

Sering banget mendengar filsafat kosong yang terucap dari bibir pria-pria yang telah menikah, seperti ini : “Bosan kalau menunya (makannya) sayur asem terus, sekali-kali kan boleh nyoba menu lain kayak rawon, soto ayam, pecel, nasi rames, dll, dsb.”

Alangkah baiknya jika filsafat kosong seperti itu, diganti dengan filsafat yang lebih berisi seperti ini : “Aku nggak akan sembarangan nyolokin flashdisk-ku pada komputer jalanan (di luar rumah), kasihan komputer di rumah kalau aku sembarangan nyolokin flashdisk, karena virus yang berbahaya bakal menghancurkan komputer di rumah. Aku tetap mau setia, menjaga dan menyayangi komputer di rumah apapun keadaannya, meskipun udah mulai lemot, data-data yang ada di dalamnya sudah ketinggalan zaman (outdated), memiliki banyak keterbatasan, dll, dsb. Aku tetap akan mencintai selamanya dan hanya mau nyolokin flashdisk-ku padanya.”

“Husbands ought to love their wives as they love their own bodies. For a man is actually loving himself when he loves his wife.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: