Blackberry baruku, pemberian cuma-cuma dari temanku.

Pukul 15.55 WIB sore tadi, seorang teman menghubungi handphone saya dan membuat janji untuk bertemu di satu tempat perbelanjaan yang ada di Surabaya.

Ketika saya tiba di tempat perbelanjaan tersebut, saya langsung menuju ke tempat yang telah kita sepakati, dari kejauhan tampak teman saya yang sedang berdua dengan teman yang lainnya, menantikan saya sambil bersantai menenggak kopi di sebuah kedai.

Setelah saya mendekat, saya menyalami kedua teman tersebut. Lalu saya duduk diantara keduanya, tanpa ngobrol panjang lebar, salah satu teman saya memberikan sebuah box blackberry. Ya, sebuah box blackberry baru, mulus dan lengkap dengan isi di dalamnya.

Teman saya memberikan blackberry yang baru saja dibelinya itu secara cuma-cuma kepada saya. Beberapa hari lalu, teman saya ini memang sempat menyampaikan maksudnya untuk membelikan saya sebuah blackberry. Namun, saya menolak rencananya itu.

Semakin saya menolak, semakin keras teman saya berusaha menyakinkan saya untuk mau (bersedia) menerima rencananya membelikan blackberry. Bahkan usaha untuk menyakinkan saya, menggunakan kata-kata yang dulu pernah saya ucapkan (entah kapan, saya sendiri juga sudah lupa) : “Beli apa yang diperlu, bukan apa yang dimau.”

Cuplikan obrolan beberapa hari lalu kira-kira seperti ini :

Teman saya berkata : “Saya ini beli blackberry buat Roy, karena kita perlu dan butuh. Kita perlu dan butuh blackberry untuk komunikasi dalam group dengan teman-teman yang lain, untuk mengkoordinasikan banyak hal, diskusi tentang berbagai hal.”

Saya pun menjawabnya : “Kita maksimalkan media yang ada sekarang saja. Facebook, Email, YM dan handphone (sms dan telepon) saya juga selalu aktif kok, dll, dsb.”

Rupanya teman saya tetap saja bersih kukuh ingin membelikan saya blackberry. Terbukti hari ini, saat teman saya membuat janji dengan saya untuk bertemu di suatu tempat perbelanjaan, ternyata dalam rangka memberikan blackberry yang telah kita bicarakan beberapa hari lalu.

Kalau boleh jujur, sebenarnya dua minggu terakhir. Handphone yang telah saya miliki selama empat tahun ini, agak error-error gitu. Saat ada panggilan tidak terjawab, tidak diketahui panggilan tersebut dari siapa. Error itu sering terjadi, karena memang sudah lama dan dua minggu lalu habis terjatuh pula. Mau saya instal ulang, belum sempat amankan data-data yang ada di dalamnya, jadi selalu saja tertunda.

Sebenarnya sudah sejak lama sih, saya merencanakan untuk mengganti handphone yang saya miliki sekarang ini dengan blackberry, apabila handphone yang ada sekarang sudah sekarat (rusak). Eh, belum sampai handphone benar-benar sekarat, sudah dapat penggantinya.

Bersyukur kepada Tuhan karena telah memberkati teman saya untuk boleh menjadi saluran berkat. Kiranya dengan blackberry baru ini, bisa menjadi berkat bagi yang membutuhkan saluran berkat.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: