Guru Versus Mantan Preman

Panggilan mulia dari seorang guru adalah mencerdaskan bangsa. Kata mencerdaskan bangsa memiliki makna yang luas: seorang guru tidak hanya menjadi guru di sekolah, namun juga menjadi guru di masyarakat. Peranan guru dalam usaha mencerdaskan bangsa, tidak hanya menjalankan tugas mengajarnya, namun juga melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Pengabdian tersebut telah nampak dari satu masa ke masa lainnya, banyak guru yang berperan dalam masyarakat sebagai ‘agent of change’ yang membawa perubahan dan kemajuan, contoh misal: Seorang guru menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW), Ketua Karang Taruna, Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), aktif dalam sebuah organisasi sosial maupun keagamaan, bahkan tak jarang seorang guru yang memiliki kecakapan dan kompetensi di bidangnya menjadi ‘otak’ dari sebuah organisasi, dan sebagainya.

Pengertian dari panggilan mulia tersebut, mengantarkan saya pada sebuah refleksi: Seandainya saja, jika seorang guru (dalam hal ini guru PNS) tidak terbentur oleh aturan agar tetap konsisten memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sesuai tupoksi (tugas, pokok dan fungsi), serta tidak memihak atau menjadi anggota dari salah satu parpol. Seorang guru pasti akan mampu berperan juga sebagai ‘agent of change’ dalam dunia perpolitikan, tentunya seorang guru yang bermoral tinggi dan beriman yang dalam pula.

Sebab, masih jauh lebih baik seorang guru yang menjadi ‘otak’ dari partai politik, daripada sumber daya manusia yang tidak jelas latar belakangnya. Sumber daya manusia yang tidak memiliki sistem berpikir, kemampuan memecahkan masalah, mampu membaca keilmuan dan tanggap akan perubahan. Seperti yang ada selama ini, cukup banyak anggota partai politik (bahkan yang sudah duduk sebagai anggota legislatif) yang berasal dari pengangguran, mantan preman yang jiwa premannya belum mati, dan latar belakang lainnya yang lebih mengenaskan. Kiranya dalam waktu-waktu ke depan, akan muncul putra-putri terbaik bangsa dalam partai politik yang akan membawa perubahan besar bagi bangsa ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: