Bohong Itu Cerdas

Baru saja terjadi percakapan tengah malam, antara saya dengan seorang anak kecil perempuan di pintu keluar parkir mobil pada sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di jantung Kota Surabaya:

Anak kecil perempuan: “Om, minta uangnya buat beli buku.”
Saya: “Sekolah sekarang kan gratis? Kok pakai beli buku?”
Anak kecil perempuan: “Iya, bukunya gratis, tapi LKS-nya kan harus bayar?” (menjawab dengan cepat dan bernada kritis)
Saya: “Masak sudah harus beli LKS? Sekarang kan belum tahun ajaran baru?”

Setelah pertanyaan saya yang terakhir, seorang anak kecil perempuan tersebut terdiam dan memilih duduk di samping bawah kaki saya. Setelah memperhatikannya sejenak, saya mengeluarkan lembaran dari dompet dan memberikan kepada anak kecil tersebut, sambil berkata: “Sana, beli es (sambil menunjuk penjual minuman).” Setelah itu saya berlalu, karena seseorang yang saya tunggu telah datang menghampiri.

Refleksi:
1. Kemampuan berbohong pada seorang anak, tidak selamanya menunjukan keburukan. Karena kemampuan berbohong dengan cepat, akan mendorong otak dengan cepat pula untuk mengembangkan kecerdasan dan kemampuan berpikir. (Studi dari Dr. Kang Lee: http://goo.gl/OnGNm)
2. Kemampuan berbohong pada seorang anak yang terjadi pada saat ini, tidak memiliki kecenderungan untuk menjadikan seorang anak sebagai penipu ulung di kemudian hari.
3. Saat kita menemukan anak yang berbohong, jangan memperlakukannya dengan buruk, tapi menjadi tugas kita untuk mendidiknya. Seperti cara mendidik yang cukup sederhana: tidak (merestui kebohongan) memberi uang untuk beli buku, tapi memberi uang untuk beli minum yang bisa membantunya melepaskan dahaga dari kelelahan membohongi banyak orang selain saya, hehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: