Catatan Perjalanan ke Pulau Gili Labak

Berikut ini merupakan catatan perjalanan dari komunitas pembelajar Torang Basodara (sebuah komunitas yang sedang mempelajari kehidupan, dan tak akan pernah berhenti belajar dari kehidupan, dengan harapan dan tujuan dapat memberikan yang terbaik bagi kehidupan) ke Pulau Gili Labak:

1. Pada hari Rabu, 4 Mei 2016 pukul 15.00 WIB kami sepakat berkumpul di depan gerbang tol Jembatan Suramadu. Meski pada akhirnya waktu keberangkatan harus molor hingga pukul 17.30 WIB, namun itu semua tak mengurangi semangat kami untuk bersama-sama mengendarai motor (setelah sebelumnya melewati pergumulan mau naik mobil, travel atau jet pribadi 😀 ) menuju Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep dengan jarak tempuh sejauh 155 Km.

2. Setelah empat jam menempuh perjalanan, sembari sesekali berhenti untuk makan malam, sholat, dan pastinya tak lupa untuk foto-foto di tengah perjalanan, 😀 kami pun akhirnya tiba dalam sambutan hangat Sdr. Dedy Farid sekeluarga yang juga merupakan salah seorang bagian dari kami. Setelah berbincang-bincang (sebagian ada yang sembari bermain pe-es via laptop) dan makan malam untuk kedua kalinya, kami pun satu per satu akhirnya tumbang dalam peraduan. 😉

3. Keesokan harinya, tepat pada pukul 06.30 WIB kami menuju pulau Gili Labak dengan menggunakan perahu sewaan milik nelayan sekitar melalui sebuah dermaga kecil di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep yang banyak dijumpai perahu-perahu nelayan yang sedang melakukan bongkar muat ikan hasil tangkapan semalam, untuk kemudian dijual langsung kepada pembeli di lokasi yang sama.

4. Tak terasa, setelah menempuh dua setengah jam perjalanan laut dengan cuaca yang cerah dan ombak yang tenang, kami pun akhirnya tiba di pulau Gili Labak. Namun, belum sempat perahu berlabuh, tangan cekatan dari Sdr. Jeni Wahyudi pun segera mengambil kamera DSLR-nya untuk mencatat perjalanan kami dengan menggunakan dokumentasi gambar-gambar yang berharga. 😉

5. Enam jam kami menghabiskan waktu di pulau Gili Labak, setiap kami memiliki cerita tersendiri yang sangat berarti dari kebersamaan dalam perjalanan ini (saya pribadi akan menuliskannya dalam postingan berikutnya). Mulai dari jempol kaki yang terinjak, mendorong perahu akibat air laut yang surut, hingga banyak pelajaran kehidupan yang bisa kami rengkuh dalam diri setiap pribadi di antara kami: kerendahan hati, pengorbanan diri, tidak merasa yang paling unggul sendiri dalam banyak sisi, tak malu memandang dan mengakui kelemahan diri sendiri, mau terus introspeksi dan terus belajar memperbaiki diri, memiliki sikap menghargai dan toleransi yang tinggi, dan lain sebagainya.

6. Tepat pukul 15.30 WIB kami meninggalkan pulau Gili Labak, dan tepat saat matahari akan terbenam kami tiba di sebuah dermaga yang sama di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Segera setelah perahu berlabuh, kami pun bergegas untuk membersihkan diri dan menikmati jamuan makan malam, karena Sdr. Sofyan Zauri salah seorang bagian dari kami telah menanti untuk menjamu sekaligus mengajak bermalam juga di kediamannya di Kabupaten Pamekasan.

7. Singkat cerita, setelah sholat Jumat dan makan pecel bersama di sebuah warung dekat masjid (Kabupaten Bangkalan, 6 Mei 2016), kami melanjutkan perjalanan pulang ke Kota Surabaya. Dalam jarak kurang dari tiga kilometer perjalanan menuju gerbang tol Jembatan Suramadu, hujan turun mengguyur kami hingga membasahi pakaian kami, dan kering dengan sendirinya dalam perjalanan yang tersisa. Melalui hujan pada akhir perjalanan tersebut, kami diingatkan bahwa Sang Pencipta telah menyertai kebersamaan kami dan merestui kami untuk menikmati ciptaan-Nya, tanpa harus mengalami guyuran hujan saat keberangkatan (yang mungkin saja dapat mengurangi semangat) menuju Kabupaten Sumenep, maupun mengalami hujan badai dan ombak yang besar saat berada di tengah lautan. Segala puji syukur bagi Sang Pencipta atas ciptaan-Nya yang begitu mempesona, dan atas kebersamaan yang boleh terjalin di antara kami rakyat jelata yang hanya mampu menikmati liburan murah meriah.😀

IMG_0122

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: